Minggu, 30 September 2012

Orang Tua Kedua

Di awal-awal aku memeluk islam, aku banyak berkenalan dengan mualaf lain dengan berbagai bentuk pengalaman spiritual mereka hingga sampai memeluk islam.

Aku juga berkenalan δεηgαη seorang ustad, orang-orang akhirnya memanggilnya ustad, karena dedikasinya yang tinggi dalam belajar dan mengajarkan islam. Background pendidikannya sendiri adalah bidang hukum. Aku memanggilnya Abi Yuman, yang pasti dia bukan orang bali.

Aku rajin ikut Abi Yuman, setiap sabtu ∂άn minggu, pengajian didaerah serpong. Disamping pengajian δεηgαη Abi Yuman, aku juga ikut pengajian yang diadakan oleh bapak-bapak dikomplekku.

Tamat SMP, Abi Yuman mengajakku untuk tinggal bersama keluarganya di daerah ciputat, tak telalu jauh dari rumah abangku. Hal ini juga untuk mengatasi batasan yang diberikan abangku, aku dilarang mengaji. Alasanya satu, terorisme, karena saat itu setiap hari Ba'asyir menjadi "news maker". Aku menerima tawaran itu, ∂άn semenjak SMA, aku tinggal bersama keluarga angkatku, Abi, Umi, ∂άn 2 adik perempuanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar