Senin, 08 Juli 2013

9th july 2013

02.31
Duduk di bangku sevel pondok labu sendirian...

Ramadhan tinggal sehari lagi. Ada yang berbeda dari ramadhan kali ini. Ramadhan yang ke 10 ini aku tak begitu bersemangat, aku desperate.

Sebelum nya aku selalu bersemangat menghadapi ramadhan. Ada ekspektasi besar bahwa hidup tak lagi sama selepas ramadhan ini. Begitu lah selalu.

Tapi sesungguhnya kawan. Ada hal-hal yang hanya ingin ku ceritakan kepada Allah SWT. Ketika merenung sepanjang jalan pondok labu-blok m-setia budi dan arah sebaliknya, aku menceritakan masalahku kepada Nya.

Masalah ini sesungguhnya sudah cukup lama, semenjak aku kuliah, kerja di dataon hingga hari ini aku menuliskan posting ini.

Masalah ini juga lah yang menjadi motivasiku menghadapi ramadhan, hidup akan berbeda setelah ramadhan ini. Tapi sampai hari ini, aku masih bergulat sendirian.

Aku tak lagi semangat dengan ramadhan yang ke 10 ini. Aku tak lagi yakin, hidup akan berbeda setelah melalui ramadhan ini. Tapi berdoa lah untukku kawan agar aku bisa menyelesaikan masalah terbesar dalam hidupku.

Kawan! Pasti bertanya, apa masalahku. Tapi ini bukan lah hal yang ingin aku ceritakan, butuh keberanian yang besar untuk menuliskanya dan membiarkanya menjadi pengalaman orang lain juga. 

Jika saatnya tiba, aku akan menuliskanya. Membagikanya.  Saat itu adalah ketika aku sudah berhasil mengatasinya.

Ingat kawan! Iman perlu ujian. Setiap mualaf mendapatkan ujiannya masing masing. Banyak yang diusir dari keluarga mereka. Tapi aku tidak, ujianku mungkin masalah ini. Yang sudah membuatku putus asa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar