Kamis, 11 Oktober 2012

Revisit, the 2nd. Seminggu Mencari Cinta Pupus

7 oktober 2012, mamak terbang dari Polonia Medan, pukul 5.30 , penerbangan pertama menuju Soetta, Jakarta. Jakarta masih pagi ketika mamak tiba tapi sebagai ibu kota, mamak mendapatinya lebih riuh dari kunjungan pertamanya, 8 Tahun lalu, Jakarta juga lebih panas, ujarnya.

Saat mamak tiba di rumah abang Leo aku masih  di kosan ku, mengerjakan berbagai rutinitas seorang bujang yang merantau, beres-beres kamar, nyuci baju, nyetrika. Selesai membereskan semua urusan remeh remeh itu aku bergegas mengunjungi mamakku, di rumah abangku. Aku merindukanya.

Mamakku datang ke Jakarta untuk menghadiri prosesi wisudaku, pada hari rabu nya. Dan Alhamdulillah, aku berhasil mempersiapkan kado pertama untuk orang tua ku, aku lulus sebagai mahasiswa terbaik.
Aku ingin segera memberitahunya.

Sesampainya aku, predikat sebagai mahasiswa terbaik tak terlalu menarik perhatianya. Mamak tampaknya memendam hal lain yang menurutnya jauh lebih penting dari ceremoni pelantikan gelar baruku.

Siapa calonmu? Apa pekerjaan orang tuanya, berapa bersaudara, lulusan apa, kerja dimana? Ini semua jauh lebih menarik perhatian mamak di kedatanganya yang kedua ini.

Lalu apa jawabanku? Aku jujur aku jomblo, aku masih sendiri. Mamak tak percaya, dia lebih percaya fikiran negatifnya kalo aku ga pede mengenalkan mamak dengan calonku, ahhhh rumit. Rumit

Life goes on and get so (⊙ ,⊙)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar